Universitas Ngudi Waluyo (UNW) berdiri tahun 2016 dengan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 262/KPT/I/2016 Tanggal 29 Agustus 2016. UNW merupakan penggabungan dari Akademi Keperawatan Ngudi Waluyo, Akademi Kebidanan Ngudi Waluyo, dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudi Waluyo. Akademi Keperawatan Ngudi Waluyo berdiri pada tanggal 1 Juni 1994 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.00.06.1.1.2298. Pada tahun 2009 Akademi Keperawatan Ngudi Waluyo mengajukan alih bina dari Kementerian Kesehatan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan disetujui berdasarkan SK Dirjen Dikti nomor 168/D/O/2009 tanggal 16 Oktober 2009. STIKES Ngudi Waluyo berdiri pada tanggal 5 Juni 2001 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 39/D/O/2001. Akademi Kebidanan berdiri pada tanggal 2 Januari 2001 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 07/D/O1/2001. Saat ini UNW memiliki 14 program studi yang merupakan penggabungan program studi yang ada di ketiga institusi dan penambahan program studi baru nonkesehatan, yaitu: Profesi Ners, S1 Keperawatan, D3 Keperawatan, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Farmasi, S1 Gizi, D4 Kebidanan, D3 Kebidanan, S1 Sastra Inggris, S1 Sastra Jepang, S1 PGSD, S1 PGPAUD, S1 Hukum, dan S1 Teknik Informatika. Seluruh program studi kesehatan telah terakreditasi B oleh LAM-PTKes dan BAN PT, dan program studi baru akan menjalankan proses pembelajaran dimulai pada tahun ajaran 2017/2018. Penggabungan ketiga institusi menjadi UNW didasari oleh keinginan luhur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa melalui pendidikan tinggi pada lingkup dan bidang keilmuan yang lebih luas. Untuk memberikan arah bagi perjalanan UNW ke depan, telah dirumuskan visi, misi, tujuan, dan sasaran yang dijadikan dasar utama pelaksanaan UNW.

UNW telah merumuskan visi, misi, tujuan, dan sasaran (VMTS) yang sangat jelas, realistis, dan saling berkaitan atau terintegrasi antar bagian-bagian tersebut. Sangat jelas, karena disusun secara komprehensif menggunakan mekanisme yang sistematis serta melibatkan banyak pihak yang terkait dengan pengembangan UNW. Realistis, karena penetapan telah memperhatikan segala faktor internal dengan segala kekuatan dan kelemahannya dan faktor eksternal dengan segala peluang dan tantangannya. Kerealistisan pencapaiannya didukung dengan perencanaan pengembangan berbagai sumberdaya yang memadai untuk mencapai harapan. Saling terkait, dibuktikan dengan penyusunan Rencana Induk Pengembangan (Renip) selama 5 tahapan Rencana Strategis (Renstra) sampai batas waktu yang ditetapkan. Setiap komponen Renip dan Renstra mengacu kepada VMTS yang ditetapkan. Renstra dioperasionalkan dalam bentuk Rencana Operasional (Renop) tahunan disertai dengan anggaran biaya yang dialokasikan. Renip, Renstra, dan Renop universitas menjadi acuan dalam penyusunan Renstra dan Renop fakultas serta lembaga. Dengan demikian, keterkaitan VMTS terlihat dalam program kerja universitas, fakultas, lembaga, sampai program studi


Jl. Gedongsongo Candirejo - Ungaran
(Kab.Semarang) Jawa Tengah
Telp/Fax: (024)-6925408
Email: humas@unw.ac.id