Expo Wirausaha Kemawi Hadirkan Beragam UMKM, PPKO UNW Dorong Ekonomi Desa

RILIS

31 Agustus 2026

PENULIS

Humas UNW

DILIHAT

136x

Expo Wirausaha Kemawi Hadirkan Beragam UMKM, PPKO UNW Dorong Ekonomi Desa

Sumowono, 31 Agustus 2026 — Lebih dari 20 UMKM lokal meramaikan Expo Wirausaha di Lapangan Desa Kemawi, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Senin (31/8). Kegiatan yang menjadi bagian dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Ormawa Kemavista Universitas Ngudi Waluyo (UNW) ini mendorong optimalisasi potensi sumber daya alam (SDA) sekaligus penguatan ekonomi masyarakat desa.
Beragam produk ditampilkan, mulai dari produk hasil pengembangan PPKO hingga usaha masyarakat lokal, seperti alpukat segar, produk olahan kopi, dan berbagai produk berbasis potensi desa. Expo tersebut menjadi ruang promosi sekaligus membuka peluang pengembangan pasar bagi pelaku UMKM.
Perwakilan Tim PPKO Kemavistra menyampaikan bahwa program PPKO ini akan berlangsung selama enam bulan, dimulai dari bulan Juni lalu dan diperkirakan selesai pada November 2026. Program mencakup pengembangan produk berbasis alpukat, pembibitan alpukat, revitalisasi TPS, pengelolaan sampah, produksi POC, serta pendampingan dan branding usaha. “Program ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan, tetapi menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha yang berkelanjutan,” ujar Ocha, selaku perwakilan tim PPKO.

Rektor UNW, Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum., mengapresiasi sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam pelaksanaan program tersebut. Beliau menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa di desa harus mampu memberikan solusi dan menciptakan perubahan nyata.“Mahasiswa bukan hanya sekadar hadir di masyarakat, tetapi harus bisa menjadi agen perubahan dan pembawa solusi di tengah masyarakat,” tegasnya.
Mewakili Bupati Semarang, Kasi Pemerintahan Kecamatan Sumowono, Muslih, S.KM., menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Semarang terhadap pengembangan kewirausahaan desa. Menurutnya, usaha masyarakat merupakan salah satu tulang punggung perekonomian daerah. Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian yang mewakili Gubernur Jawa Tengah, Drs. Johan Hadiyanto, M.Si., menekankan pentingnya memandang desa sebagai sumber perekonomian masa depan. Beliau mendorong mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang mandiri, kreatif, dan berkelanjutan. 
Kegiatan ditutup dengan explore Expo UMKM yang berlangsung meriah dan mendapat antusiasme masyarakat. Melalui kolaborasi ini, UNW bersama masyarakat Desa Kemawi diharapkan mampu membangun desa dengan usaha lokal yang semakin kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

 


Jelajahi Berita Kemahasiswaan

Selengkapnya