RILIS
25 Juni 2026
PENULIS
Humas UNW
DILIHAT
73x

Ungaran, 24 Juni 2026 – Sebagai wujud komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif, Universitas Ngudi Waluyo (UNW) menyelenggarakan seminar bertajuk “Mewujudkan Mahasiswa Berkarakter, Bebas Kekerasan, dan Berbudaya Sehat”. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 2 Gedung H.M. Iskak Soepardi UNW pada Rabu (24/6) ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan universitas dalam memperkuat pemahaman serta kesadaran seluruh warga kampus mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.
Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Semarang, Dewanto Leksono Widagdo, S.STP., M.M., menyampaikan materi bertajuk “Pencegahan Kekerasan dan Perlindungan Mahasiswa.” Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen kampus dalam menciptakan ruang belajar yang bebas dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, maupun perundungan. Dalam kegiatan ini, juga dilakukan penandatanganan MoA yang ditandatangani langsung oleh Rektor UNW, Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum., dan DP3AKB. Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi lingkungan yang aman dan menjadi fondasi penting bagi mahasiswa untuk berkembang dan meraih prestasi secara optimal.
![]() |
![]() |
Materi berikutnya disampaikan oleh Rosalina, S.Kp., M.Kes., selaku Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UNW. Melalui tema “Peran Strategis Satgas PPKPT dalam Membangun Budaya Kampus yang Bebas Kekerasan,” beliau menjelaskan berbagai langkah dan peran strategis satgas yang telah dilakukan UNW dalam mengembangkan budaya sehat di lingkungan kampus. Sementara itu, Nur Edi Susilo, S.Ag., M.Si., selaku Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang, melengkapi rangkaian seminar melalui materi “Membangun Relasi Sehat dan Kesiapan Kehidupan Berkeluarga.” Dalam pemaparannya, beliau mengajak peserta untuk memahami pentingnya membangun hubungan yang sehat, saling menghargai, serta bertanggung jawab sebagai bekal menghadapi kehidupan bermasyarakat dan berkeluarga di masa depan.
![]() |
![]() |
Melalui seminar ini, Universitas Ngudi Waluyo berharap seluruh civitas akademika semakin memahami pentingnya pencegahan kekerasan serta mampu menjadi pelopor dalam menumbuhkan budaya sehat di lingkungan kampus yang menjunjung tinggi nilai-nilai penghormatan, keamanan, dan kesehatan sosial. Dengan karakter mahasiswa yang kuat, relasi yang sehat, dan kesadaran kolektif untuk saling melindungi, UNW optimistis dapat terus menghadirkan ekosistem pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung terciptanya generasi unggul yang berintegritas.
Jelajahi Berita PKKS/PPKPT
Selengkapnya