RILIS
21 November 2025
PENULIS
s1hukum
DILIHAT
94x

Semarang, 21 November 2025 – Dalam upaya mencetak generasi sarjana hukum yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga tangguh dalam organisasi, Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi Hukum Universitas Ngudi Waluyo (UNW) sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan dan Malam Keakraban. Kegiatan yang berlangsung di kawasan sejuk Stiper Edu Agro Tourism, Bawen, Kabupaten Semarang ini menjadi momentum penting bagi penguatan solidaritas antar-mahasiswa hukum.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dosen Program Studi S1 Ilmu Hukum Universitas Ngudi Waluyo, Fikri Ariyad, S.H., M.H. Dalam sambutan pembukaannya, Fikri menekankan bahwa kepemimpinan adalah soft skill fundamental yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa hukum.
"Hukum tidak bekerja di ruang hampa. Seorang sarjana hukum kelak akan berhadapan dengan masyarakat dan dinamika sosial. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini krusial untuk melatih kepekaan, tanggung jawab, dan etika kepemimpinan sebelum mereka terjun sebagai penegak hukum maupun praktisi hukum," ujar Fikri di hadapan para peserta.
Sinergi Akademis dan Organisatoris
Sesi utama dalam pelatihan ini diisi oleh Dwi Wisnu Kurniawan, S.H., M.H., selaku Dosen Pembina Kemahasiswaan Prodi S1 Ilmu Hukum UNW. Mengangkat materi bertajuk "Kemahasiswaan: Dinamika Dunia Akademik dan Organisasi", Dwi Wisnu Kurniawan, S.H., M.H. memberikan pandangan komprehensif mengenai tantangan mahasiswa hukum di era modern.
Dalam paparannya, Dwi Wisnu Kurniawan, S.H., M.H. menggarisbawahi bahwa dikotomi antara 'mahasiswa kura-kura' (kuliah-rapat) dan 'mahasiswa kupu-kupu' (kuliah-pulang) sudah tidak relevan. Menurutnya, mahasiswa hukum harus mampu menjembatani integritas intelektual dengan kecakapan manajerial.
"Mahasiswa hukum dituntut untuk berpikir logis dan sistematis di dalam kelas, namun harus luwes dan solutif saat berada di organisasi. Organisasi adalah laboratorium sosial bagi kalian. Di sinilah teori hukum yang kaku bertemu dengan seni memimpin manusia," tegas Dwi Wisnu Kurniawan, S.H., M.H..
Ia juga mengingatkan bahwa prestasi akademik tetap menjadi fondasi utama. "Organisasi jangan dijadikan alasan untuk menelantarkan akademik, justru organisasi harus menjadi pemicu untuk manajemen waktu yang lebih baik. Sinergi keduanya akan melahirkan lulusan hukum yang berkarakter," tambahnya.
Membangun "Chemistry" di Alam Terbuka
Pemilihan Stiper Edu Agro Tourism sebagai lokasi kegiatan dinilai sangat tepat. Suasana alam yang asri mendukung agenda Malam Keakraban yang dirancang untuk meruntuhkan sekat-sekat formalitas antar-angkatan. Melalui berbagai simulasi kepemimpinan dan diskusi kelompok terarah (FGD), para peserta didorong untuk memecahkan masalah bersama, melatih kemampuan argumentasi hukum, serta membangun jejaring emosional yang kuat.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi titik tolak bagi HIMA Hukum UNW untuk semakin solid dalam mengawal aspirasi mahasiswa serta berkontribusi bagi almamater dan masyarakat luas. Semangat yang terbangun di Bawen ini diharapkan terus menyala hingga ke ruang-ruang kuliah dan ruang sidang kelak. (Penulis Dwi Wisnu Kurniawan, S.H., M.H.)
Jelajahi Berita Kemahasiswaan
Selengkapnya