RILIS
5 Oktober 2026
PENULIS
Humas UNW
DILIHAT
48x

Ungaran, 4 Oktober 2026 , Program Studi Bisnis Manajemen Retail Sarjana Terapan, Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Humaniora (FEHH) Universitas Ngudi Waluyo (UNW) menyelenggarakan Coaching Clinic Business Model Canvas (BMC) bertajuk “Dari Ide Menjadi Aksi” pada Minggu, 4 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 158 mahasiswa dan menghadirkan praktisi industri sebagai narasumber untuk memperkuat kompetensi kewirausahaan dan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan ide bisnis.Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan FEHH Universitas Ngudi Waluyo, Bapak Jaya Ramadaey Bangsa, S.E., M.M., bersama Kepala Program Studi Bisnis Manajemen Retail Sarjana Terapan, Dr. Pipit Sundari, S.E., M.M.. Kegiatan kemudian dipandu oleh Satria Avianda Nurcahyo, S.M., S.Hum., M.M. selaku moderator.
Menghadirkan Satriyo Nugroho, CDM, CBM., M.G.M., Manajer Marketing Communication PT Cat Utama Jawa Tengah, kegiatan berlangsung secara interaktif dengan menggabungkan pemaparan materi, coaching, diskusi, praktik penyusunan Business Model Canvas, serta ice breaking yang melibatkan peserta.Dalam sesi utama, mahasiswa diajak memahami bagaimana sebuah ide bisnis tidak cukup hanya menjadi gagasan, tetapi harus diterjemahkan menjadi model bisnis yang memiliki arah, target pasar, nilai yang ditawarkan, strategi pemasaran, sumber daya, aktivitas utama, mitra bisnis, hingga struktur biaya dan sumber pendapatan.
Melalui pendekatan Business Model Canvas, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengevaluasi ide bisnis mereka secara lebih sistematis. Peserta juga didorong untuk berpikir kritis mengenai siapa calon konsumennya, masalah apa yang ingin diselesaikan, nilai apa yang ditawarkan, serta bagaimana produk atau jasa tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus memiliki potensi ekonomi.
“Dari ide menjadi aksi” menjadi pesan utama yang mewarnai kegiatan. Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan ide kreatif, tetapi juga ditantang untuk memiliki keberanian menguji, mengembangkan, dan mengimplementasikan ide tersebut menjadi sebuah peluang bisnis nyata. Suasana kegiatan semakin semarak dengan adanya ice breaking yang dikemas secara menarik dan interaktif. Kegiatan tersebut mampu mencairkan suasana sekaligus meningkatkan keterlibatan mahasiswa selama mengikuti sesi coaching clinic.Tidak hanya mendapatkan materi dan pengalaman praktik, mahasiswa juga diberikan ruang untuk menunjukkan kreativitas melalui karya dan ide bisnis yang telah dikembangkan. Sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ditutup dengan awarding bagi mahasiswa dan kelompok yang dinilai memiliki ide dan karya terbaik.

Kategori penghargaan The Best Business Model Canvas Idea – Digital Marketer diraih oleh tim Sobat Catering, yang beranggotakan Reni, Ayutunika Solabiyatul Islamiyah, Yeni Lestari Setyowati, Azkia Nurusyifa, Muhammad Salahudin Al Ayubi, dan Muhammad Risky Adi Nugroho.Sementara itu, penghargaan The Best Business Model Canvas Idea – DyuniaFlorist diraih oleh tim yang beranggotakan Rhenata Anindya, Amalia Khairatun Hisan, Muhammad Khafindin, Ahmad Nur Aditya, dan Indra Irawan.Untuk kategori The Best Video, penghargaan diberikan kepada tim AGRO GRAIN, yang terdiri atas Rahmania Argita Dwijayanti, Restu Damar Ichwandani, Ririn Apriliani, Gendis Meissya Meladiannur, dan Lu’luk Anisatun Nadya Sofwah.
Kegiatan Coaching Clinic Business Model Canvas ini menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Bisnis Manajemen Retail Sarjana Terapan UNW dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa melalui keterlibatan praktisi dan simulasi dunia bisnis.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan semakin memiliki kemampuan dalam membaca peluang pasar, membangun model bisnis, mengembangkan inovasi, bekerja dalam tim, serta mengomunikasikan ide secara efektif. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya calon-calon entrepreneur muda yang kreatif, adaptif, dan mampu menciptakan nilai di tengah perkembangan bisnis retail yang semakin kompetitif.Program Studi Bisnis Manajemen Retail Sarjana Terapan Universitas Ngudi Waluyo terus mendorong mahasiswa untuk tidak berhenti pada tahap “memiliki ide”, tetapi berani melangkah dari “ide menjadi aksi”.
Jelajahi Berita Umum
Selengkapnya