Mahasiswa UNW Kembangkan Aksesori Upcycling, Bio Seed Bal, hingga MUA Profesional melalui Pendanaan Belmawa

RILIS

14 Agustus 2026

PENULIS

Humas UNW

DILIHAT

152x

Mahasiswa UNW Kembangkan Aksesori Upcycling, Bio Seed Bal, hingga MUA Profesional melalui Pendanaan Belmawa

Ungaran, 14 Agustus 2026 – Universitas Ngudi Waluyo (UNW) memperkuat kesiapan mahasiswa menuju final Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) melalui kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap tiga kelompok mahasiswa penerima pendanaan Belmawa. Kegiatan ini menjadi ruang untuk menguji perkembangan usaha, memperoleh masukan, sekaligus menyusun strategi agar inovasi mahasiswa semakin siap bersaing di tingkat nasional.
Kegiatan dibuka oleh Irsal Fauzi, S.E., M.M., selaku PIC P2MW UNW yang menyampaikan harapan agar ketiga kelompok mampu berkembang dan menjadi representasi kewirausahaan UNW. Sementara itu, Kepala Bagian Kemahasiswaan, Senja Prasetyani, S.Tr.Ak., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UNW mempersiapkan mahasiswa menghadapi tahapan PKP hingga final P2MW. Melalui monitoring dan evaluasi, mahasiswa didorong untuk memperkuat kesiapan usaha secara lebih terarah.

Dalam kegiatan tersebut, tiga kelompok yang lolos pendanaan mempresentasikan perkembangan usaha masing-masing untuk memperoleh evaluasi dan arahan dari reviewer internal. Pertama kelompok “Meita Makeup Artist” yang mengembangkan jasa tata rias profesional dengan harga terjangkau. Sertifikasi MUA dan legalitas usaha yang telah dimiliki semakin memperkuat upaya branding dan strategi pemasaran untuk memperluas jangkauan pasar. Sementara itu, “Auraloop” menghadirkan aksesori fashion ramah lingkungan melalui upcycling limbah tutup botol plastik menjadi produk bernilai estetika dan ekonomi. Inovasi ini memadukan kreativitas, konsep ekonomi sirkular, dan gaya hidup berkelanjutan dalam pengembangan industri kreatif lokal.
Kelompok ketiga, “Reseedra”, mengembangkan bio seed ball berbahan limbah sekam dan serabut kelapa sebagai solusi untuk mendukung akselerasi reforestasi dan mitigasi risiko banjir. Produk tersebut mengubah limbah menjadi inovasi ekologis yang aplikatif dan berpotensi memberikan dampak lingkungan berkelanjutan.

        
Ketiga inovasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa UNW mengubah kreativitas dan pengetahuan menjadi produk dan jasa yang memiliki nilai ekonomi sekaligus dampak sosial dan lingkungan. Melalui pendanaan Belmawa serta pendampingan berkelanjutan, UNW mendorong inovasi tersebut tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi tumbuh menjadi usaha yang berdaya saing, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Jelajahi Berita Kemahasiswaan

Selengkapnya