Perkuat Peran Satgas PPKPT, UNW Integrasikan Layanan Kesehatan Seksual Secara Komprehensif

RILIS

17 Desember 2025

PENULIS

Humas UNW

DILIHAT

359x

Perkuat Peran Satgas PPKPT, UNW Integrasikan Layanan Kesehatan Seksual Secara Komprehensif

Ungaran, 17 Desember 2025 – Dalam upaya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh civitas akademika, Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Ngudi Waluyo (UNW) terus melakukan penguatan kapasitas melalui peningkatan edukasi dan pengetahuan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Peran Satgas PPKPT dalam Mengintegrasikan Layanan Kesehatan Seksual Secara Komprehensif yang dilaksanakan pada Rabu (17/12) di Ruang E.1.1 Gedung H.M. Iskak Soepardi UNW.
Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan amanat Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2025 yang mewajibkan setiap perguruan tinggi memiliki Satgas PPKPT. Berangkat dari regulasi tersebut, UNW menegaskan komitmennya untuk menjadikan kawasan kampus sebagai ruang yang aman dari segala bentuk kekerasan serta menjunjung tinggi nilai-nilai kesehatan fisik dan mental bagi seluruh warga kampus.
Kegiatan pelatihan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Fiktina Vifri, S.Psi., M.Psi. Beliau menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya sekadar sebagai pemenuhan aspek struktural atau administratif, melainkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran Satgas PPKPT sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan kampus. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya kampus yang sehat, aman, dan beretika. Pelatihan ini diikuti oleh 46 peserta yang terdiri atas anggota Satgas PPKPT, dosen, serta mahasiswa perwakilan dari seluruh program studi di UNW.

Sambutan sekaligus pembukaan kegiatan disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan UNW yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas PPKPT, Rosalina, S.Kp., M.Kes. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum pelatihan ini secara optimal. Menurutnya, slogan UNW “Berbudaya Sehat dan Bereputasi Internasional” mengandung makna kesehatan yang holistik, mencakup aspek fisik dan mental. Hal tersebut memiliki keterkaitan erat dengan peran Satgas PPKPT dalam mengintegrasikan layanan kesehatan seksual secara komprehensif di lingkungan kampus. Beliau juga menegaskan bahwa upaya pencegahan dan penanganan kekerasan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Satgas PPKPT, melainkan membutuhkan peran dan kesadaran seluruh civitas akademika agar terbangun persepsi yang sama serta sinergi yang kuat.
Pelatihan berlangsung dalam suasana interaktif dan partisipatif. Kegiatan diawali dengan kuis edukatif terkait berbagai bentuk kekerasan yang kerap terjadi di lingkungan perguruan tinggi. Materi utama disampaikan oleh Elizabeth Widyastuti, S.KM., M.Kes., Direktur  Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Tengah, bersama tim. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam diskusi dan sesi tanya jawab, yang mencerminkan tingginya kepedulian terhadap pentingnya pencegahan serta penanganan kekerasan di kampus.

Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan sesi refleksi dan pemaparan mengenai akar terjadinya kekerasan yang sering kali bermula dari ketidakjelasan batasan personal dan sosial. Untuk memperdalam pemahaman, kegiatan dilengkapi dengan focus group discussion (FGD) yang membahas penguatan standar operasional prosedur (SOP) pencegahan kekerasan di lingkungan kampus, khususnya di Universitas Ngudi Waluyo.
Melalui pelatihan ini, UNW berharap dapat membangun sinergi yang optimal antara Satgas PPKPT dan seluruh civitas akademika, sehingga tercipta lingkungan kampus yang aman, sehat, dan inklusif sebagai fondasi utama dalam mendukung proses pendidikan yang bermartabat dan berkelanjutan.


Jelajahi Berita Umum

Selengkapnya

FlowBite Logo

Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak Ungaran Timur, Kab. Semarang Jawa Tengah

(024)-6925408
(024)-6925408
Google Play And App Store

© 2024 - 2026 - UNW