RILIS
12 Maret 2026
PENULIS
Humas UNW
DILIHAT
100x

Ungaran, 11 Maret 2026 - Program Studi S1 - Ilmu Keolahragaan Universitas Ngudi Waluyo (UNW) memperkuat jejaring akademik global melalui penyelenggaraan International Lecture yang menghadirkan pakar internasional dari Nanyang Technological University (NTU) Singapore, Assoc. Prof. Dr. Swarup Mukherjee, Ph.D. Kegiatan ini berlangsung di Ruang A.1.1 UNW pada Rabu (11/3) dan diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan. Mengusung tema “Sinergi Budaya Sehat dan Sport Injury Prevention untuk Mengawal Prestasi Generasi Bereputasi Internasional”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan akademik sekaligus memperkuat rekognisi internasional mahasiswa, khususnya dalam bidang ilmu keolahragaan dan kesehatan olahraga.
Selain Lecturer dari NTU, kuliah tamu internasional ini juga menghadirkan Prof. Sri Sumartiningsih, S.Si., M.Kes., Ph.D. dari Universitas Negeri Semarang sebagai pemateri dua. Keduanya membagikan pengetahuan berbasis riset mengenai pengembangan atlet muda serta strategi pencegahan cedera olahraga yang efektif.
Dalam sambutan pembukaan, Dr. Sigit Ambar Widyawati menyampaikan pesan dari Rektor UNW mengenai komitmen universitas dalam membangun budaya sehat di lingkungan akademik. Beliau menegaskan bahwa konsep budaya sehat tidak hanya berkaitan dengan konsumsi makanan bergizi, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan yang mendukung kesejahteraan secara menyeluruh.
Menurutnya, dalam dunia olahraga, prestasi tidak semata-mata diukur dari kemenangan atas lawan, tetapi juga dari kemampuan menjaga kesehatan dan mencegah cedera. Oleh karena itu, sinergi antara budaya hidup sehat dan strategi pencegahan cedera menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi atlet yang tangguh dan berdaya saing global.
Sebagai bagian dari penguatan kerja sama akademik, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan plakat serta penandatanganan nota kesepahaman yang menjadi langkah awal untuk membuka peluang kolaborasi riset, pertukaran akademik, dan pengembangan program pendidikan di masa mendatang.
![]() |
![]() |
Pada sesi materi pertama, Assoc. Prof. Dr. Swarup Mukherjee, Ph.D. memaparkan topik mengenai pencegahan cedera melalui pendekatan berbasis bukti dalam pengembangan atlet muda. Beliau menjelaskan pentingnya memahami perkembangan sistem muskuloskeletal pada atlet usia dini serta menerapkan kerangka long-term athlete development untuk mendukung pertumbuhan dan performa yang optimal. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan beberapa aspek penting, di antaranya perkembangan sistem muskuloskeletal atlet muda, kerangka pengembangan atlet jangka panjang, faktor risiko cedera muskuloskeletal, serta strategi pencegahan dan skrining cedera berbasis bukti ilmiah.

Sementara itu, pada sesi kedua, Prof. Sri Sumartiningsih, S.Si., M.Kes., Ph.D. memaparkan strategi pencegahan cedera melalui program latihan yang terstruktur. Beliau menekankan pentingnya meningkatkan keseimbangan tubuh serta memperkuat otot tungkai sebagai langkah preventif terhadap risiko cedera dalam aktivitas olahraga. Beberapa program latihan yang direkomendasikan antara lain FIFA 11+ program, ankle strengthening training, knee strengthening training, serta shoulder strengthening training, yang telah terbukti efektif dalam membantu atlet meminimalkan risiko cedera sekaligus meningkatkan performa olahraga.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan ilmiah dari para pakar, tetapi juga mendapatkan perspektif global mengenai pentingnya integrasi antara ilmu olahraga, kesehatan, dan strategi pencegahan cedera dalam membangun atlet yang berprestasi.

Jelajahi Berita Umum
Selengkapnya