RILIS
28 Agustus 2026
PENULIS
Humas UNW
DILIHAT
156x

Sumowono, 27 Agustus 2026 – Universitas Ngudi Waluyo (UNW) memastikan pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPKO) Kemavista UNW berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan visitasi perguruan tinggi di Balai Desa Kemawi, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini menjadi bagian dari monitoring, evaluasi, dan pendampingan terhadap program pemberdayaan yang dikembangkan mahasiswa bersama masyarakat. Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Alumni UNW, Senja Prasetyani, S.Tr.Ak., menjelaskan bahwa visitasi dilakukan untuk memastikan program PPKO tidak berhenti pada tahap perencanaan dan proposal, tetapi benar-benar terlaksana serta menghasilkan dampak bagi masyarakat. Evaluasi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh arahan dalam mengoptimalkan keberlanjutan program.
Lebih lanjut Kepala Desa Kemawi, Sunyoto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa UNW dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Beliau menyoroti program pengelolaan sampah yang sebelumnya telah menjadi wacana warga dan kini mulai diwujudkan melalui pendampingan tim PPKO UNW. “Kami sangat bersyukur karena program ini menjawab doa dan kebutuhan masyarakat Kemawi,” ungkapnya. Beliau juga berharap berbagai program pemberdayaan yang dikembangkan mahasiswa dapat terus memberikan solusi terhadap persoalan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian desa.
Visitasi kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) dan kunjungan lapangan bersama reviewer internal untuk mengevaluasi perkembangan dan capaian program mahasiswa. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga memamerkan sejumlah luaran inovasi berbasis potensi lokal dan pemanfaatan limbah, diantaranya komposter dan POC, Avoleaftea (teh celup daun alpukat), Pukat (kerupuk daging alpukat), Briskat (brownies crispy tepung biji alpukat), serta pengembangan produk UMKM seperti tape singkong dan molen.
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Melalui PPKO, UNW mendorong mahasiswa tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi juga agen pemberdayaan yang mampu mengidentifikasi persoalan, mengembangkan inovasi, dan menciptakan solusi bersama masyarakat. Berbagai luaran tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat potensi lokal, meningkatkan nilai ekonomi, serta membangun kemandirian masyarakat Kemawi secara berkelanjutan.
Jelajahi Berita Kemahasiswaan
Selengkapnya