Satukan Mitra Internasional dan UMKM, Forum GACE Dorong Solusi Berkelanjutan

RILIS

26 Agustus 2026

PENULIS

Humas UNW

DILIHAT

169x

Satukan Mitra Internasional dan UMKM, Forum GACE Dorong Solusi Berkelanjutan

Ungaran, 25 Agustus 2026 – Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Humaniora, Universitas Ngudi Waluyo (UNW) memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan melalui Global Actions Community Empowerment (GACE) 2026 bersama dengan UIN Salatiga sebagai co-host. Mengusung tema “International Collaborative Innovation for Sustainable Community Empowerment”, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari di Wujil Resort, Ungaran, dengan serangkaian seminar, panel diskusi, workshop, kunjungan UMKM, implementasi inovasi, dan refleksi mendorong peserta menerjemahkan pengetahuan akademik menjadi solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Ketua Panitia, Abdul Aziz, S.E., M.M., mengharapkan kegiatan ini menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, bertukar pengetahuan, dan menghasilkan kontribusi bersama yang berdampak bagi masyarakat. Menghadirkan peserta dari perguruan tinggi mitra internasional, pemerintah daerah, komunitas, pelaku UMKM, pemangku kepentingan, dan mitra industri, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat global.
Dekan Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Humaniora (FEHH) UNW, Budiati, S.Pd., M.Pd., menilai GACE menjadi jembatan penting untuk meminimalisir gap antara teori akademik dan realitas di lapangan. Menurutnya, pencapaian global actions ini membutuhkan kolaborasi lintas bidang untuk menghasilkan solusi yang berdampak dan relevan. Sejalan dengan hal itu, Rektor UNW, Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum., menegaskan bahwa kemitraan global akan memiliki nilai ketika mampu menghasilkan dampak nyata. Komitmen tersebut diwujudkan melalui tiga pilar inovasi kolaboratif, yakni perlindungan hukum, pemberdayaan ekonomi, dan strategi komunikasi yang akan dikupas dalam kegiatan GACE ini.

   
GACE 2026 menghadirkan akademisi dan praktisi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand melalui sesi pleno. Prof. Dr. Sharipah Ruzaina Binti Syed Aris membahas transformasi digital untuk pemberdayaan masyarakat inklusif; Prof. Dr. Edy Lisdiiyono, S.H., M.Hum. mengulas perlindungan hukum bagi UMKM; Prof. Dr. Komm Pechinthorn membahas inovasi ekonomi dan kewirausahaan berkelanjutan; sementara Prof. Ir. Lieli Suharti, M.M., Ph.D., mengangkat komunikasi dan inovasi berorientasi manusia dalam pembangunan masyarakat.
Tidak hanya memperluas jejaring akademik internasional, GACE 2026 mampu membawa kolaborasi tersebut menjadi aksi yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Pendekatan berbasis multidisiplin, kemitraan global, dan implementasi langsung diharapkan mampu memperkuat kapasitas UMKM serta mendorong terbentuknya masyarakat yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan. GACE 2026 sekaligus menegaskan posisi UNW sebagai katalisator pemberdayaan masyarakat yang tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi mendorong pengetahuan, inovasi, dan jejaring global untuk menghasilkan dampak nyata di tingkat lokal dan kontribusi terhadap pencapaian SDGs.

 


Jelajahi Berita Umum

Selengkapnya