UNW dan STT Kanaan Nusantara Ungaran Perkuat Implementasi Kurikulum OBE

RILIS

30 September 2026

PENULIS

Humas UNW

DILIHAT

34x

UNW dan STT Kanaan Nusantara Ungaran Perkuat Implementasi Kurikulum OBE

UNGARAN – Universitas Ngudi Waluyo (UNW) menerima kunjungan STT Kanaan Nusantara Ungaran dalam kegiatan Audiensi dan Benchmarking Implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengalaman, penyamaan persepsi, serta penguatan kerja sama antar perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan yang dilaksanakan pada tanggal 30 September 2026.

Delegasi STT Kanaan Nusantara Ungaran dipimpin oleh Sugiono, M.Th., selaku Wakil Ketua STT Kanaan Nusantara Ungaran. Turut hadir dalam rombongan Daniel Setiawan Giamulia, M.Pd.K.; Dr. Joko Santoso, M.Th., M.Pd.K.; Dr. Tody Supriyadi, M.Th.; Dr. Immanuel Dachi; Fransius Kurnanto, M.Th.; Sumiyati, M.Th.; Moirawati Waruwu, M.Pd.; serta Stefany Sabrina Tanani, S.Th. 

Kunjungan tersebut disambut oleh jajaran pimpinan Universitas Ngudi Waluyo (UNW), di antaranya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan, Dr. Sigit Ambar Widyawati, S.KM., M.Kes., bersama Dr. Heni Setyowati, S.Si.T., M.Kes., dari Badan Penjaminan Mutu (BPM), serta perwakilan ketua program studi di lingkungan UNW. Kehadiran unsur pimpinan dan pengelola akademik ini mencerminkan komitmen UNW dalam mendukung penguatan implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) melalui kolaborasi dan pertukaran praktik baik antar perguruan tinggi.

Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai pengembangan serta implementasi kurikulum berbasis OBE. Benchmarking memberikan ruang bagi STT Kanaan Nusantara Ungaran untuk memperoleh gambaran mengenai pengalaman penerapan OBE di Universitas Ngudi Waluyo, sekaligus menjadi forum bagi kedua perguruan tinggi untuk menyamakan persepsi mengenai pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran.
Implementasi kurikulum OBE menekankan pentingnya keterpaduan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), proses pembelajaran, dan sistem penilaian. Penerapannya tidak cukup hanya melalui penyusunan dokumen kurikulum, tetapi harus diwujudkan dalam pembelajaran yang terukur dan berorientasi pada kompetensi lulusan.

Salah satu tantangan utama implementasi OBE adalah memastikan konsistensi dosen dalam melaksanakan asesmen, mengevaluasi ketercapaian pembelajaran, serta menindaklanjuti hasil evaluasi melalui mekanisme Continuous Quality Improvement (CQI) atau peningkatan mutu berkelanjutan.

Melalui kegiatan benchmarking ini, kedua perguruan tinggi dapat berbagi praktik baik, mengidentifikasi tantangan, serta mendiskusikan strategi penguatan implementasi OBE sesuai karakteristik masing-masing institusi.

Bagi STT Kanaan Nusantara Ungaran, kegiatan ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan kurikulum berbasis OBE. Sementara itu, bagi Universitas Ngudi Waluyo, kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen dalam membangun budaya mutu akademik melalui keterbukaan, kolaborasi, dan pertukaran pengalaman.

Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat sinergi kedua perguruan tinggi dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan.


Jelajahi Berita Umum

Selengkapnya