RILIS
28 Juli 2026
PENULIS
Humas UNW
DILIHAT
90x

Ungaran, 27 Juli 2026 – Universitas Ngudi Waluyo (UNW) resmi melepas 885 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode XV Tahun 2026 yang akan mengabdi di Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kendal. Mengusung tema "UNW Berdampak: Desa Sehat, Mandiri, dan Berdaya Saing Berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) Menuju Indonesia Emas 2045", program ini menjadi wujud komitmen UNW dalam menghadirkan pengabdian yang mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Mahasiswa akan melaksanakan pengabdian selama 27 Juli–26 Agustus 2026, dengan dua macam skema yakni skema KKN live in dan skema tematik secara daring.
Prosesi penerimaan dan pelepasan mahasiswa yang berlangsung di Halaman Rumah Dinas Bupati Semarang dihadiri oleh Rektor Universitas Ngudi Waluyo beserta jajaran pimpinan dan organisasi perangkat daerah terkait. Dalam sambutannya, Rektor UNW Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum. menegaskan bahwa KKN merupakan ruang pembelajaran yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan riil masyarakat. Menurutnya, mahasiswa adalah duta universitas yang tidak hanya belajar dari masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan solusi yang memberikan dampak positif bagi pembangunan desa.
![]() |
![]() |
Mewakili Bupati Semarang, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Semarang, Dra. Hendy Lestari, menyampaikan apresiasi atas tema KKN yang selaras dengan visi pembangunan daerah. Dalam amanat Bupati, mahasiswa didorong menjadi agen perubahan, penyelesai masalah, sekaligus penggerak semangat gotong royong di tengah masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan desa yang berkelanjutan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro, menyampaikan bahwa mahasiswa KKN akan dilibatkan dalam penguatan mitigasi bencana melalui pembentukan dan pendampingan Desa Tangguh Bencana (Destana) di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Sejalan dengan itu, Ketua LPPM UNW, Dr. Ns. Priyanto, M.Kep., Sp.KMB., juga menekankan bahwa tujuan utama KKN memang untuk membangun desa sehat dan mandiri dengan mengusung kolaborasi lintas disiplin ilmu yang melibatkan mahasiswa dari seluruh fakultas untuk merancang program pemberdayaan sesuai kebutuhan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi yang mendukung terwujudnya desa yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.
![]() |
![]() |
Melalui KKN Periode XV, Universitas Ngudi Waluyo kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat. Semangat "UNW Berdampak" diharapkan menjadi penggerak lahirnya berbagai inovasi, kolaborasi, dan solusi yang mampu memperkuat pembangunan desa sekaligus mendukung pencapaian SDGs menuju Indonesia Emas 2045.
Jelajahi Berita LPPM
Selengkapnya